PENENTUAN BILANGAN PERMANGANAT DAN KESADAHAN PADA AIR SUMUR GALI SUMUR BOR DAN PDAM
Kata Kunci:
Air sumur gali, Air sumur Bor, Air PDAM, bilangan permanganate, bilangan kesadahanAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bilangan permanganat dan kesadahan di dalam air sumur gali dan sumur bor dibandingkan air PDAM di Desa Mencirim Deli Serdang sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Pengambilan sampel dilakukan dari 6 dusun dan tiap dusun masing-masing dua sampel pada sore hari, karena pada sore hari merupakan waktu peralihan dari kegiatan masyarakat yang penuh kesibukan. Penentuan bilangan permanganat dilakukan secara titrasi permanganometri tidak langsung dan kesadahan secara titrasi kompleksometri menggunakan indikator hitam eriokrom pada pH 9-10 untuk kesadahan total, dan indikator mureksid pada pH di atas 12 untuk kesadahan partial kalsium. Selisih antara kesadahan total dan partial dihitung sebagai kesadahan magnesium. Hasil penelitian menunjukkan dari 12 sampel air sumur gali terdapat 6 sampel tidak memenuhi syarat permanganat dan 5 sampel tidak memenuhi persyaratan kesadahan. Dari 12 sampel air sumur bor terdapat 3 sampel tidak memenuhi syarat permanganat dan 7 sampel yang tidak memenuhi persyaratan kesadahan total. Air PDAM memenuhi syarat permanganat dan syarat kesadahan total.
Referensi
Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. Andi Yogyakarta : Yogyakarta. Asmadi dan Suharno. 2012. Dasar-Dasar Teknologi Pengolahan Air Limah.Gosyen Publishing : Yogyakarta.
Basset J. dan Mendham. 1994. Buku Ajar Vogel Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. Jakarta : Buku Kedokteran EGC
Chandra, Budiman. 2005. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta : Penerbit Buku Kedoketeran EGC
Depertemen Kesehatan Republic Indonesia.1990. Petunjuk Pemeriksaan Air Binum/air Bersih.Hal. 31-38
Ditjen POM Depertemen Kesehatan Republic Indonesia (1995).Farmakope Indonesia, Edisi lV. Depertemen Kesehatan RI, Jakarta : Depertemen Kesehaan Republic Indonesia. Hal. 1124-1220
Effendi, A.H. 2003.Kualitas Air. Yokyakarta : Kanisius. Hal. 44-47
Entjang, Indan. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Bandung: Citra Aditya Bakti. Febrian, M, B. 2008. Pengembaangan Sensor Chemical Oxygen Demand (COD)Berbasis Fotoelektrokatalisis : Evaluasi Respon Terhadap Beberapa Surfaktan. Universitas Indonesia
Gabriel. J. F. 2001. Fisika Lingkungan. Jakarta : Penerbit Hipokrates.
Kusmayadi. 2008. Cara Memilih dan Mengelola Makanan Untuk Perbaikan Gizi Masyarakat. diakses tanggal 5 Januari 2013.
Mahida, U.N. 1984. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri. CV. Rajawali. Jakarta.
Mahida, U.N. 1993. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri. Edisi Keempat. Jakarta : PT. Rajawal Grafindo
Mulia, R.M. 2005. Kesehatan Lingkungan. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Nana Sudjana & Ahmad Rivai, 1990. Media Mengajar. Bandung : Citra Aditya Bakti.
Slamet, Y. 1994. Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisifatif. Surakarta: Sebelas Maret University.
Suripin. 2002. Pengelolaan Sumber Daya Tanah dan Air. Andi. Yogyakarta. Suriawiria U. 2005. Mikrobiologi Dasar. Jakarta Papas Sinar Sinanti.
Totok Sutrisno. Dkk. 1996. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Rineka Cipta. Jakarta.
Waluyo, L. 2009. Mikrobiologi Lingkungan, Malang: UMM Press.
Wardana, W.A. 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan Amdi Offset, Yogyakarta.
