PEMERIKSAAN CEMARAN BAKTERI PADA ES TEH YANG BEREDAR DI KELURAHAN SUDIREJO MEDAN SECARA ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT)
Kata Kunci:
Angka lempeng total, bakteri, es teh, sudirejoAbstrak
Teh merupakan salah satu minuman yang digemari di Indonesia, karena harganya yang murah dan merupakan minuman dengan rasa yang cukup enak. Faktor-faktor kontaminasi kemungkinan yang terdapat pada minuman teh ialah air yang ditambahkan ke dalam sediaan minuman teh yang tidak diketahui pasti tingkat kematangannya, kebersihan penjual pada saat pembuatan, kebersihan dari lingkungan tempat penjualan serta air yang digunakan untuk mencuci alat-alat yang dipakai sehingga kemungkinan dapat terkontaminasi oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran bakteri, dan perbedaan jumlah koloni bakteri pada es teh home industry dan es teh kemasan sesuai peryaratan yang di tetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan SNI 3143:2011 Angka lempeng total bakteri tidak lebih dari 102. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi pemilihan dan pengumpulan sampel sebanyak 10 sampel home industry dan 5 kemasan minuman es teh yang beredar di Kelurahan Sudirejo. Uji banyaknya cemaran bakteri didalam sampel dilakukan dengan cara uji angka lempeng total (ALT) dilakukan dengan pengenceran sampel bertingkat menggunakan media Lactose Broth (LB), pengenceran 10-1 sampai 10-4. Sampel yang telah diencerkan dicampurkan dengan media Plate Count Agar (PCA) pada suhu 45oC±10oC dan diinkubasikan posisi terbalik pada suhu 35oC±2oC selama 24 jam. Selanjutnya diamati dan dihitung jumlah koloni bakteri yang tumbuh pada setiap cawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada 10 sampel es teh home industry di Kelurahan Sudirejo seluruhnya diperoleh nilai ALT yang tidak memenuhi persyaratan dan 5 sampel es teh kemasan seluruhnya diperoleh nilai ALT masih memenuhi persyaratan tidak lebih dari 1 x 102 yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan SNI 3143:2011.
Referensi
Hakim, S., Suroso, E., Nurainy, F., Hidayati, S., Teknologi, J., Pertanian, H., Pertanian, F., & Lampung, U. (2022). (2022) 53 Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut. 1(1), 53–60.
Nasir, M., Putri, V., Hasnawati, H., Hadijah, S., & Askar, M. (2022). PEMERIKSAAN ANGKA LEMPENG TOTALlMINUMAN KEMASAN MEREK X YANG DIJUALlDI PINGGIR JALAN KOTA MAKASSAR. Jurnal Media Analis Kesehatan, 13(2), 131. https://doi.org/10.32382/mak.v13i2.3010
Syalsabila, S. (2023). Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Produk Minuman Es Teh Poci. Prosiding : Seminar Nasional Ekonomi Dan Teknologi, 160–165. https://doi.org/10.24929/prosd.v0i0.2819
Vaidyanathan, R., Kalishwaralal, K., Gopalram, S., & Gurunathan, S. (2010). Retraction notice to Nanosilver - The burgeoning therapeutic molecule and its green synthesis [Biotech Adv. 27, (2009), 924-937]. Biotechnology Advances, 28(6), 940. https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2010.08.010
Yuliana, A., & Amin, S. (2016). Analisis Mikrobiologi Minuman Teh Kemasan Berdasarkan Nilai Apm Koliform. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 15(1), 1. https://doi.org/10.36465/jkbth.v15i1.142
