PEMBUATAN SCAFFOLD KOLAGEN-KITOSAN SEBAGAI SISTEM PENGHANTARAN EKSTRAK DAUN TOPPASPARA (Mikania micrantha Kunth)

Penulis

  • Rizky Ananda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan Author
    • Muhammad Gunawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan Author
      • Safriana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan Author
        • Cut Fatimah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan Author

          Kata Kunci:

          Kitosan, kolagen, luka, scaffold, ekstrak daun toppaspara

          Abstrak

          Luka adalah kerusakan pada kulit disertai hilangnya kontinuitas jaringan epitel dengan atau tanpa adanya kerusakan pada jaringan lainnya seperti otot, tulang dan nervus. Scaffold dengan struktur berpori penting dalam memanipulasi fungsi sel dan mendukung pembentukan organ baru. Kitosan telah diteliti mampu memacu proliferasi sel, meningkatkan kolagenisasi, dan mengakselerasi regenerasi sel (reepitelisasi) pada kulit yang terluka. Kolagen diketahui sebagai material yang paling menjanjikan dan telah di temukan pada berbagai aplikasi dalam rekayasa jaringan karena memiliki sifat biokompatibilitas yang baik, biodegrable, dan antigenitas yang rendah. Pada penelitian ini bahan yang digunakan untuk pembuatan scaffold dilakukan dengan menggunakan kitosan dan kolagen dengan penambahan gliserol dan ditambahkan ekstrak daun toppaspara konsentrasi 1% 2% 3%. Dan hasilnya di uji mutu karakteristik scaffold meliputi uji sem, uji tarik, ujii sitotoksitas. Selanjutnya di uji terhadap penyembuhan luka buatan pada kulit tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak daun toppaspara dapat diformulasikan menjadi bentuk sediaan scaffold kolagen-kitosan penambahan gliserol, mempunyai karakteristik mutu fisik uji sem, uji  tarik, uji sitotoksitas, uji degradasi, uji ketebalan, yang baik.  Dan dapat menyembuhkan luka buatan pada tikus adalah pada hari ke-19 tidak terdapat perbedaan yang signifikan perentase penyembuhan luka pada kelompok yang diberikan Salep Binasol, dengan EEDTp 2% dan EEDTp 3%, dan anatara yang diberikan EEDTp 2% dan EEDTp 3%.

          Referensi

          A. Susmitha, Naik, V. V., & Rao, A. A. (2017). Scaffolds For Pharmaceutical Use: A Review. Indo American Journal of Pharmaceutical Research. Vol 7(03): 8005.

          Chiu, C.Y., Yen, T.E., Liu, S.H., & Chiang, M.T. (2020). Comparative effects and mechanisms of chitosan and its derivatives on hypercholesteterolemia in high-fat diet-fed rats. International Journal of Molecular Sciences, 21(1).

          Colin, V., & Listiana, D. (2022). Efektivitas Perawatan Luka Dengan Metode Perawatan Luka Modern Dan Perawatan Luka Konvensional Pada Pasien Diabetes Melitus. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. Vol 10(3): 521.

          Depkes RI. (2000). Obat., Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Makanan, Derektorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta.

          Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1985. Cara Pembuatan Simplisia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

          Dev, U. K., Hossain, M. T., & Islam, M. D. (2015). Phytochemical investigation, antioxidant activity and anthelmintic activity of Mikania micrantha leaves. World Journal of Phamaceutical Research, 4(5), 121-133.

          Devi, Ni Luh Putu shinta et al. (2023). Mengenali Esensi Luka(Pengenalan, Penilaian dan Penangan yang Tepat). Bandung : Kaizen Media Publishing.

          Dong, C., and Lv, Y. (2016). Application of Collagen Scaffold in Tissue Enginering: Recent Advances and New Perspectives. Polymers, 8(2), 1-20.

          Ditjen POM. (1979). Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Halaman 649,748.

          Endarini, L. H., & Sadjati, I. M. (2016). Farmakognosi dan fitokimia (p. 215).

          Garg, T., Singh, O., Arora, S., & Murthy, R. S. R. (2012). Scaffold: A novel carrier for cell and drug delivery. Critical Reviews in Therapeutic Drug Carrier Systems. Vol 29(1): 2.

          Glowacki, J., Mizuno, S., (2008). Collagen Scaffold for Tissue Engineering. Biopolymers, 89:338-44.

          Hakim, Rachmi Fanani. (2020). Stem Sel dan Regenerasi Jaringan Dalam Bidang Kedokteran Gigi. Banda Aceh : Syiah Kuala University Press.

          Hanani E., 2016. Analisis Fitokimia. Penerbit Buku Kedokteram ECG. Jakarta.

          Hutagalung, D. K., Simatupang, M., & Simatupang, R. (2023). Pengaruh Perawatan Luka Modern Dressing Terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Diabetik Di Praktek Keperawatan Mandiri Kecamatan Sarudik Tahun 2022. Journal of Innovation Research and Knowledge. Vol. 3(3): 627.

          Ishak, A. H., Shafie. N. H., Esa, N.M., & Bahari, H. (2016). Nutritional, phytochemical and pharmacological properties of Mikania micrantha Kunth. Pertanika Journal of Reaserch Riview, 2(3), 123-132.

          Lestari, Zulkarnain, Sijid, & Aisyah, S. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar. Vol. 1(2): 237.

          Mardiantoro, Fredy dkk. (2018). Penyembuhan Luka Rongga Mulut. Malang : UB Press.

          Marsaid, A. L. (2010). Karakterisasi Sifat Kimia, Fisik dan Termal Ekstraksi Gelatindari ikan Tuna (Thunnus sp) pada Variasi Larutan Asam untuk Perendaman. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya.

          Nabila, N. P., Efendi, P., & Husni. (2018). Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum Dengan Metode Modern Dressing Diklinik Maitis Efrans Wound Care. Jurnal Media Kesehatan. Vol. 10(2): 147.

          O’Brien, F. J. (2011). Biomaterials and Scaffold for Tissue Engineering. Materials Today Vol. 14, No 2 ISSN:13697021 Elseiver Ltd.

          Robinson T., 1995. Kandungan Organic Tumbuhan Tingkat Tinggi. Institute Teknologi Bandung. Jakarta.

          Rosidah, I., Bahua, H., Mufidah, R., & Pongtuluran, O. B. (2015). Pengaruh Kondisi Proses Ekstraksi Batang Brotowali (Tinospora crispa (L) Hook.f & Thomson) Terhadap Aktivitas Hambatan Enzim Alfa Glukosidase. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 25(4).

          Sankaran. 2015. Mikania micrantha Mile-a-minute weed. the Asia-Pacific Forest Invasive Species Network (APFISN). India. 9 (4). 10 – 19.

          Sahid, N., et al. (2016). Pengaruh Bubuk Daun Kenikir (Kosmos caudatus) Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Diabetes di Induksi Streptozotocin.Universitas Diponegoro Vol.5. No.2 Hlm 51-57.

          Sankaran. 2015. Mikania micrantha Mile-a-minute weed. the Asia-Pacific Forest Invasive Species Network (APFISN). India. 9 (4). 10 – 19.

          Seller, B., & Eloe Stephen. (2010). Mile-A-Minute (Mikania micrantha): A New Weed in South Florida. Agronomi Departemen UF, Florida.

          Singh, P., et al. (2011). Isolation and Characterization Extraced from The Skin of Striped Catfish (pangasianodon Hypopthalamus). Food Chemistry 124; 97-105. Thailand.

          Siregar, E.C., Suryati, S., dan Hakim, L. (2017). Pengaruh Suhu dan Waktu Reaksi pada Pembuatan Kitosan dari Tulang Sotong (Sepia officinalis). Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 5(2),37.

          Sufiyan, M., Kushwaha, P., Ahmad, M., Mandal, P., & Vishwakarma, K. K. (2024). Scaffold-Mediated Drug Delivery for Enhanced Wound Healing: A Review. AAPS PharmSciTech. Vol. 25(5): 1.

          Sularsih, S. (2013). Pewngaruh Fiskositas Kitosan Gel Terhadap Penggunaanny di Proses Penyembuhan Luka.Jurnal Material Kedokteran gigi.2 (1): 60-67.

          Tripathi, K.K., Govila, O.P., Wrrier, R. And Ahuja, V.2011. Biology of Abelmoschus esculentus L (Okra). Series of crop specific biology Documents (35p). Department of Biotechnology, Ministry f Science & Technology & Ministry of Environment and Forest, Govt of India.

          Utami, F. M., Elektro, F. T., Telkom, U., Magdalena, R., Elektro, F. T., Telkom, U.,Wajah, K. (2022). Deteksi Jenis Kulit Wajah Menggunakan Convolutional Neural Network Arsitektur Mobilenet Detection Of Facial Skin Type Classification Using Convolutional Neural Network With Mobilenet Architecture, 8(6), 2897–2903.

          Diterbitkan

          2025-12-26

          Cara Mengutip

          PEMBUATAN SCAFFOLD KOLAGEN-KITOSAN SEBAGAI SISTEM PENGHANTARAN EKSTRAK DAUN TOPPASPARA (Mikania micrantha Kunth) (R. Ananda, M. Gunawan, Safriana, & C. Fatimah, Penerj.). (2025). Journal of Pharmaceutical and Medicine, 2(2), 34-44. https://httpsejournalstikesindah.com/index.php/jopm/article/view/16

          Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

          << < 1 2 

          Artikel Serupa

          Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.